Renungan Masa Tua

1. Sisa hίdυρ semakin pendek,
» yg bisa dan baik kita makan, makanlah;
» yg bisa dan baik kita pakai, pakailah;
» yg baik dan Ingin kita beli, belilah;
» kalau masih bisa memberi, berilah;
» masih bisa berbagi, berbagilah.
Karena semua yg ada tidak bisa kita bawa ke kubur.
Jangan khawatir dg ahli waris, Tuhan yg akan mengatur rezeki selagi mrk berusaha.
Nikmatilah hίdυρ ini dg pasangan kita selagi masih ada.

2. Dulu berusaha keras utk memiliki yg kita cintai. Saatnya berusaha keras utk ikhlas melepas yg kita cinta. Karena pada akhirnya harta, tahta, Anak, Istri akan kembali kepada NYA. Percayalah kebahagian tdk akan kita rasakan tanpa ke ikhlasan.

3. Sehari berlalu, umur berkurang sehari. Bila kita lewati hari ini dg berbahagia kita sangat beruntung, berbuat baiklah & selalu mengucap syukur, krn kita tdk tahu kapan kita akan dipanggil.

4. Waktu cepat berlalu, hidup itu sangat singkat dan susah. Dlm sekejap kita kini memasuki masa tua, dan dlm sekejap nanti kita berada di Pusara. Itu PASTI !

5. Bila membandingkan ke atas kita akan selalu merasa kurang; membandingkan ke bawah kita merasa lebih; bila kita bisa merasa cukup dan mensyukuri apa yang kita punya, kita pasti bahagia. Bersyukurlah dengan apa yg kita punya.

6. Harta, kekayaan, kedudukan, jabatan, kehormatan — semua itu hanyalah sementara, hanya titipan. Yang terbaik dan terpenting adalah Perilaku yang Baik, bisa membantu orang, tidak berbuat hal2 tercela, kontrol diri.
Jangan MENYAKITI hati orang lain dan melatih diri agar selalu sehat lahir dan bathin. Karena KESEHATAN adalah KEKAYAAN kita dan modal utama menikmati kebahagiaan hίdυρ ini.

7. Kasih orang tua kepada anak tidak ada batasnya !
Kasih anak terhadap orang tua ada batasnya. Sadarlah ! Anak sakit, hati orang tua teriris; orang tua sakit anak cuma nengok dan bertanya2. Anak2 memakai uang orang tua sudah seperti keharusan, tetapi orang tua memakai uang anak pasti tidak bisa leluasa ! Oleh karena itu CUKUPILAH diri sendiri dan berikanlah pada anak seBIJAKSANA mungkin.

8. Rumah orang tua adalah rumah anak, tetapi rumah anak bukanlah rumah orang tua.
Orang tua selalu memberi tanpa pamrih. Tetapi tidak semua anak akan berbakti kepada orang tua.

9. Orang tua selalu mendoakan anak, Tetapi anak krn kesibukannya tdk selalu mendoakan orang tua. Maka bekali kubur anda dgn amal yg banyak, tdk hanya bergantung pada doa anak.

10. Kebaikan dan keburukan akan selalu datang sebagai ujian tdk akan berakhir sampai mati. Maka sikapi dgn syukur dan sabar. Semoga Hari Tua kita Bahagia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s