Belajar Pada Semut

Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:

biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya ( Amsal ).

Bekerja dengan rajin & memikirkan masa depan merupakan hal yang sangat penting.

INI BERBICARA :

Perilaku kita, apakah malas atau rajin akan menentukan masa depan kita apakah akan sukses atau tidak.

Ada 4 hal yang bisa kita pelajari dari filosofi semut.

(1). KERJA KERAS.
Semut selalu aktif, berjalan & bekerja mengangkut makanan.

A. Semut segera datang ketika mengetahui ada makanan.

B. Kerja keras sudah menjadi gaya hidup semut.

C. Semut selalu mencukupi kebutuhan makanannya karena kerja keras mengumpulkan makanan. 

(2). TIDAK TERGANTUNG PEMIMPIN.
Dorongan bekerja keras pada diri semut berasal dari dalam hatinya sendiri,

bukan bekerja karena ada pengawas/ pemimpin.

(3). TEAMWORK.
Ketika makanan yang hendak diangkut terlalu berat,

Mereka akan mengangkat, menanggung ber-sama².

(4). PANTANG MENYERAH.
Bila jalan yang dilalui ada halangan, maka ia pantang mundur, ia akan terus mencari jalan lain, mencari rute lain.

Tidak berhenti sebelum tujuannya tercapai.

Tuhan menciptakan manusia sebagai ciptaan tertinggi yang harus mengelola dunia, mengelola ciptaan-Nya yang lain.

Tuhan mau GEREJA-NYA giat bekerja dan bekerjasama satu dng yg lain untuk membawa Jiwa-jiwa bagi KERAJAAN-NYA…

Ayo terus mengembangkan sikap PROAKTIF seperti semut.

Orang yang rajin & bekerja keras dengan tekun pastilah akan berhasil.

TUHAN MEMAMPUKAN KITA YG MAU GIAT SEPERTI SEMUT…:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s