Pantun

Kalo daerah yg kental banget melayu, biasanya dikit-dikit perlu pantun.

*****

Pernah dalam perjalanan saya kebelet pup. Ga terbiasa pup di pesawat jadinya ditahan aja dulu. Sampai bandara langsung buru-buru nyari toilet. Pas mau masuk, eh dihalangin oleh mas2 nya.

“Wet et et et … tunggu, tunggu”, kata masnya.

Celana bukan sembarang celana
Celana panjang baju berdasi
Tak peduli awak darimana
Masuk toilet harus permisi

Beuuuuh. Lalu saya balas.

Emas perak adalah harta
Mohon dijaga sepenuh hati
Saya menahan berak dari Jakarta
Tolong lah pinjam toilet barang sekali.¥

Mas nya bilang “Wah, awak ni laaah…” (dengan logat melayu)

Zaitun bukan sembarang zaitun
Zaitun bulat seperti semangka
Pandai kali awak berpantun
Bolehlah pakai toilet sesukanya.

Sayapun bergegas menuju toilet. Baru beberapa langkah, saya balik lagi ke masnya.

Zaitun bukan sembarang zaitun
Pulau kembang jauh disana
Lama sekali awak ngajak berpantun
Saya sudah berak di celana.

Grrrrr….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s