Hari Sabath dan Kesetiaan Tuhan

Yoh 5:1-18

Tuhan tidak meninggalkan umatNya

Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda;

Mzm 121:8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Selama ratusan tahun sebelum kelahiran Yesus di Betlehem, Tuhan tidak berfirman kepada Bangsa Israel, hal yang biasa dilakukanNya dahulu melalui orang yang dipilihNya yaitu para nabi dan orang tertentu. Tetapi hal itu tidak berarti Allah telah melupakan perjanjian untuk menjadikan mereka bangsa yang terpilih dan diberkati. Kolam Betesda adalah salah satu bukti kuasa Allah masih tetap dinyatakan kepada bangsaNya.

Kesulitan  hidup sering membuat kita mempertanyakan kesetiaan Allah. Mungkin kita tidak berani mengatakan Allah tidak setia, tetapi ketika menyadari diri telah berdosa kita sering berpikir, mungkin Allah sudah tidak memperhatikan kita lagi karena kita telah menyakiti hatiNya. Perhatikanlah, ketika kita merasa tidak berbuat dosa bukan berarti kita bukan orang berdosa. Tanpa perbuatan yang kita anggap dosa pun kita adalah manusia laknat yang berdosa, karena semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaaan Allah.

Jadi apakah Allah berubah keseitaan karena kita tidak setia? Tidak!

Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (1Yoh 1:9)

Orang yang tidak mengenal Tuhan akan menjadi putus asa ketika ia mengira bahwa Tuhan tidak lagi setia kepadanya karena ia jatuh ke dalam dosa.

Tuhan mengenal umatNya

Perhatikanlah bagian dari ayat 5… karena Ia tahu! dan pertanyaanNya … Maukah engkau sembuh?

Semua orang juga tahu kalau mereka yang ada di sekitar kolam itu adalah para pesakitan. Semua orang juga tahu, mereka semua pasti ingin sembuh. Tetapi hal ini dituliskan untuk menekankan sesungguhnya Ia mengerti betul betapa berat penderitaan setiap manusia dan betapa mereka ingin terlepas dari semua itu. Bukan hanya sampai di situ, Ia pun turut merasakan kepedihan itu.

Allah datang ke dalam dunia menjadi manusia, sebagai manusia sejati sekaligus Allah sejati. Ia mengenal beratnya penderitaan manusia akibat dosa lebih dari kita mengenalnya.

Ibr 4:15 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

Dosa adalah sumber segala penderitaan bahkan maut. Itulah sebabnya Yesus berkata kepada orang yang baru disembuhkan itu… jangan berbuat dosa lagi!

Tuhan tetap bekerja

ay. 17 Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.”

Bagi orang Yahudi,  Sabat adalah hari yang kudus dan menurut hukum mereka seseorang tidak dibenarkan melakukan pekerjaan apapun pada hari itu karena hal itu dianggap melanggar kekudusannya

Tetapi ada banyak peristiwa penting yang Yesus lakukan justru pada hari Sabat.

Memang betul Allah menghendaki mereka untuk mengkhususkan hari Sabat sebagai hari untuk menyembah, memuliakan, mengagungkan Tuhan. Dan Tuhan sendiri menginginkan agar manusia menghormatinya karena hari itu Allah beristirahat setelah enam hari proses penciptaan alam semesta. Tetapi apakah yang terjadi setelah penciptaan itu selesai? Manusia jatuh ke dalam dosa! Dan dosa berarti maut! Dapatkah kita bayangkan betapa hancurnya hati Allah melihat manusia yang dikasihiNya sedang jatuh ke dalam jurang dan menuju maut? Dapatkah Allah hanya berdiam diri dan menyesali semua yang telah terjadi itu?

Itulah yang Yesus katakan kepada orang Farisi.

Lukas 14:5 Kemudian Ia berkata kepada mereka: “Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?”

Allah memang beristirahat pada hari ketujuh, tetapi selanjutnya tidak pernah sesaat pun Ia beristirahat karena Ia tidak ingin seorang pun masuk ke neraka!

GBII Nusa Dua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s