Kesaksian Yesus Tentang Diri-Nya

Yoh 5: 19-29

Sebagai orang percaya , kita sangat sering mendengar nasehat supaya jangan kuatir atau jangan takut. Tanpa sadar sesungguhnya kita sering ragu. Mungkin kita malu mengatakan kalau kita sering kuatir, kita jadi tidak jujur kepada orang lain terutama kepada diri sendiri. Kuatir, ragu, takut dsb adalah cerminan kurang percaya. Tuhan mendorong kita agar percaya sepenuh hati, tetapi toh terbukti kita tidak dapat melakukannya. Bukti itu nyata dalam keraguan, ketakutan, kuatir dsb. Itu telah terjadi sepanjang jaman, dan Allah telah berusaha meyakinkan manusia tentang siapa diriNya supaya manusia dapat percaya 100%.

Dalam bacaan kita, Yesus kembali menegaskan siapa diriNya: 

Yesus adalah Allah sejati

Ia tidak dapat dipisahkan dengan Allah Bapa. Perhatikanlah dengan baik Yoh 1:1 dan 14: Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Firman itu adalah Allah, telah menjadi manusia yaitu sebagai Anak Tunggal Bapa. Firman adalah Allah, Firman menjadi Manusia, Allah menjadi Manusia. Firman itu adalah Yesus.

Yesus adalah Allah, Ia menciptakan segala sesuatu. Yoh 1:3. Allah tidak membuat sesuatu yang tidak dibuat oleh Yesus. Sedangkan ay 19 dikatakan Anak tidak mengerjakan sesuatu dari diriNya sendiri, sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.

Yesus berkuasa sebagaimana Allah berkuasa.

Yesus berkuasa untuk dua hal besar yang dinyatakan di sini, yaitu membangkitkan orang mati dan melakukan penghakiman.

Allah menghidupkan:

Melalui Elia; TUHAN mendengarkan permintaan Elia itu, dan nyawa anak itu pulang ke dalam tubuhnya, sehingga ia hidup kembali. 1 Raj 17:22

Juga melalui Elisa 2 Raj 4:32-35

Pada awal tulisannya Yohanes mengungkap kekuasaan besar Yesus sebagai Allah sejati. Pada bagian ini ia menekankan apa yang akan dilakukan Allah berikutnya. Kebangkitan dan Panghakiman. Setiap orang akan diperhadapkan pada kenyataan ini dan tidak dapat menghindarinya. semua manusia akan bangkit untuk dihakimi termasuk kita!

Tuhan berkata demikian karena:

  1. Para pemimpin agama meragukan jatidiri Yesus
  2. Mereka terutama orang Saduki tidak percaya pada kebangkitan orang mati walaupun hal itu telah nyata-nyata disaksikannya (anak perempuan Yairus Mark 5:35-42, pemuda dari Nain Luk 7:11 dan Lazarus – Yoh 11:14-44)

Ay 24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Yesus menentukan seseorang dihukum atau hidup kekal

Yesus adalah Allah yang Mahamulia

Penghormatan diberikan kepada sesuatu yang lebih mulia posisinya dari yang menghormati. Ada kelebihan yang menyebabkan ia dihormati. Manusia menghormati Allah karena menyadari keterbatasan dirinya. Bahkan keterbatasan itu luar biasa jauhnya dari keagungan Allah. Hanya Allah yang patut disembah dan dimuliakan. Menyembah ciptaan Tuhan apa pun itu bentuknya adalah penyembahan berhala. Tindakan ini adalah dosa kepada Allah.

Why 4:11 “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”

GBII Nusa Dua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s