Masuk Kerajaan Allah

(Markus 10:17-27)

Hidup kekal adalah kerinduan setiap manusia sepanjang jaman sejak manusia diciptakan tanpa kecuali. Hidup adalah persekutuan dengan Allah pencipta kita. Kain dan Habel adalah contoh dua manusia yang berusaha memperoleh hubungan kembali dengan Allah dengan cara yang berbeda. Yang satu melakukannya berdasarkan upaya dan akalnya sendiri sedangkan yang lainnya berusaha mencari kehendak Allah agar Ia dapat disenangkan. Marilah kita pelajari dengan baik bacaan kita hari ini.

Hidup kekal:

  • § Adalah Allah sendiri, Allah adalah Roh dan keberadaanNya dari kekal sampai kekal. Keberadaan Allah adalah Tritunggal. Bapa, Anak dan Roh. Yoh. 1:1
  • § Pengertian hidup adalah persekutuan dengan Allah.
  • § Hidup kekal adalah hidup yang dialami oleh seseorang yang telah menerima Yesus.
  • § Hidup kekal dimulai dengan menerima Yesus Kristus
    Yohanes 3:36  Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”
  • § Memasuki Kerajaan Allah adalah mengakui dan menerima Allah sebagai Raja dan segala hukum, kuasa dan kemuliaanNya

Kerajaan Allah

  • § Di dalam kerajaanNya, Allah adalah Raja
  • § Zakharia 14:17  Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan.
  • § Matius 16:28  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya.”
  • § 1 Timotius 1:17  Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.
  • § 1 Korintus 15:25  Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
  • § Di dalam kerajaanNya, Allah berkuasa
    Roma 1:4  …. bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.
  • § Allah yang dipermuliakan
  • § Petrus 5:10  Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.

Masuk ke dalam Kerajaan Allah tidak dengan

–  perbuatan baik dan pengtahuan/pengalaman hidup; orang kaya tersebut menyapa Yesus menggunakan pengetahuan dan pengalamannya. Karena terbukti pendekatan tersebut membuat ia berhasil dalam bisnis.

–  melakukan Hukum Taurat; Ketaatan orang kaya tersebut mengagumkan, namun itu ternyata tidak dapat menolongnya untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah

–  harta duniawi; ada banyak hal dapat diperoleh dengan uang tetapi tidak untuk masuk Kerajaan Sorga. Tawaran Yesus agar ia menjual segala hartanya dan membagikannya kepada orang miskin, kemudian mengikut Yesus untuk memperoleh harta di Sorga, dianggapnya tidak masuk akal. Hatinya sudah terikat oleh harta itu. Perintah Yesus itu bukan dimaksudkan agar ia membeli harta di sorga dengan jalan menjual harta dunianya, tetapi merujuk kepada sikap hati orang tersebut agar mengutamakan Tuhan sebagai Rajanya bukan hartanya.

Sesungguhnya bagi orang kaya tersebut, harta kekayaan itu adalah raja dalam hidupnya. Apapun dilakukannya demi harta yang dimilikinya. Ia sangat taat pada perintah ‘raja’ itu. Bahkan ketika ia dihadapkan pada pilihan yang sangat-sangat serius untuk kepentingan hidup kekal yang diingininya, ia memilih lebih taat kepada harta itu. Ia masih berharap dapat mengandalkan pengetahuan, pengalaman dan ketaatannya pada hukum Taurat untuk masuk ke dalam hidup kekal. Itulah upaya manusia yang sia-sia, tanpa menyadari bahwa keselamatan itu adalah kasih karunia Allah.

Efesus 2:8  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

Tetapi masuk Kerajaan Allah hanya dapat dilakukan dengan

–  Menerima/mengakui Yesus secara pribadi.
Matius 11:28  Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Ucapan Yesus ini adalah undangan kepadaNya untuk memiliki hubungan pribadi dengan Dia. Bukan undangan untuk masuk kepada sebuah gereja, persekutuan, agama tetapi kepada seseorang, yaitu Yesus.

–  Menerima dan mengakui Allah sebagai rajaNya dan hanya menyembah/taat kepadaNya

Yohanes 4:23  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Ibrani 1:6  Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.”

Wahyu 19:4  Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: “Amin, Haleluya.”

–  Membuka diri untuk kuasa Allah berlaku dalam hidup kita

   Kolose 3:15  Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.

–  Memuliakan Allah yang adalah Raja kita

Roma 14:11  Karena ada tertulis: “Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah.”

Roma 15:6  sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus.

GBII Nusa Dua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s