Memilih HIDUP Setiap Saat

Bacaan : Kej. 2:8–25; 3:8; Mat 11:28

Pengalaman seseorang mecari alamat di kota yang salah adalah gambaran manusia yang mencari hidup pada tempat-tempat yang salah. tujuan manusia sesingguahnya adalah memperoleh atau memiliki HIDUP! Mencari HIDUP di tempat yang salah mengakibatkan: tidak dapat menemukan HIDUP, tidak memperoleh HIDUP dan tidak memiliki HIDUP. ‘mencari HIDUP’ tidak akan berhasil jika kita tidak tahu tempat menemukan HIDUP itu.

Setan, selalu menyesatkan kita dengan tawaran untuk  mendapatkan HIDUP yang lebih baik. Tetapi itu sesungguhnya adalah kematian yang disamarkan. Ada banyak hal menggoda keinginan daging kita dan kita melilhatnya seperti inilah HIDUP.

Mencari Hidup pada tempat-tempat yang salah akan membawa kita kepada jalan buntu, kekecewaan dan patah hati.

Pertama, Mengerti Hidup

Hidup adalah persekutuan dengan Allah setiap saat. Dan membaginya dengan sesama manusia. Allah ada dalam komunitas yang kekal yaitu Tritunggal; Bapa, Putra dan Roh Kudus. Sekarang, ciptaan Allah telah menggambarkan komunitas yang sama. Manusia dalam hubungannya dengan Allah, berbagi hubungan itu dengan sesamanya sebagai refleksi hubungannya dengan Allah.

Kedua, DOSA atau MATI

Segala upaya untuk mendapatkan HIDUP pada hal-hal selain hubungan Allah dan manusia ini, adalah dosa. Inilah definisi DOSA yang sesungguhnya, yaitu mencari HIDUP di dalam sesuatu di luar Tuhan!

Ketiga, Memperoleh HIDUP

HIDUP dapat diperoleh dengan menerima undangan Yesus, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu”  (Mat 11:28). Ini adalah sebuah undangan untuk datang kepada sesuatu, bukan dipaksa untuk mematuhi sesuatu, atau diminta untuk menjelaskan sesuatu, atau didorong untuk menganut sesuatu, tetapi kita diundang kepada seseorang. Kekristenan adalah sebuah undangan untuk memiliki hubungan dengan Kristus Yesus berkata jika kita tidak bertobat, kita semua akan binasa — mati, bukan HIDUP! (Luk 13:3). Ia juga berkata kalau kita menganggap diri kita sehat (tanpa kebutuhan), kita tidak memerlukan dokter.Apakah Anda letih lesu dan berbeban berat? Adakah yang membuat Anda putus asa? Apakah yang sesungguhnya Anda perlukan? HIDUP. Berjalan bersamaNya setiap saat.

  • tak perlu lagi kita mencari identitas kita; Yesus adalah jatidiri kita.
  • Tak perlu lagi kita berusaha agar layak di hadapan Allah; Yesus yang melayakkan kita di hadapan Allah.
  • Kita tidak lagi perlu berjuang agar dibenarkan; Yesus telah membenarkan kita.
  • Yesus adalah HIDUP kita!

Tetapi saya masih bergumul dengan dosa! Pasti itu yang ingin Saudara katakan.

  • Firman Tuhan dengan tegas mengatakan bahwa dosa lama kita telah mati dengan Kristus di atas kayu salib (Rom 6:6)
  • dan bahwa, meskipun sebagian dari kita itu sudah mati, kita masih tetap HIDUP karena Kristus HIDUP di dalam kita (Gal 2:20).
  • Di dalam Kristus kita memiliki hati yang baru, hati yang murni yang menginginkan HIDUP di dalam Kristus (Yeh 36:26,27).

YESUS adalah HIDUP itu

Yesus juga berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan HIDUP. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yoh 14:6).

  • Ia membawa kita kepada Bapa.
  • Tak seorangpun dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Yesus.

Banyak pengikut Kristus menghabiskan Kekristenannya dengan

  • berputar-putar pada salib,
  • mencoba mengatasi kesalahan, rasa malu dan hukuman,
  • memenuhi tuntutan hukum taurat,
  • atau berusaha menanam kebajikan di hadapan Tuhan dengan kesalehan.
  • dan selalu gagal

Yesus tidak mati supaya kita terus berjuang melawan dosa, Ia mati supaya kita dibebaskan dari dosa, supaya kita dibenarkan dan mengantarkan kita ke hadapan Bapa.

Secara utuh kita dapat masuk ke hadirat Bapa dan memperoleh pertolongan untuk semua kebutuhan kita (Ibr 4:16). Masuk ke hadirat Bapa, kita dibawa kembali kepada tujuan Allah menciptakan kita… supaya memiliki HIDUP. Inilah sesungguhnya yang dijanjikan kepada mereka yang percaya kepada Yesus.

“…supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh HIDUP yang kekal”  (Yoh 3:16).

“Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki HIDUP…” (1 Yoh 5:12)

“…dan setiap orang yang HIDUP dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya” (Yoh 11:26).

HIDUP kekal bukan sorga. HIDUP kekal adalah dihubungkan kembali dengan Bapa ke dalam persekutuan di mana Ia berjalan dengan kita dalam kesejukan hari seperti dilakukanNya dengan Adam.

Melalui Yesus yang adalah Jalan, kita dapat memperoleh HIDUP itu… Sekarang juga!

GBII Nusa Dua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s