Burung Beo

beo

Lani adalah menantu yang tidak pernah akur dengan mertuanya.

Setiap bertengkar, Lani selalu berkata kepada mertuanya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

Sang Beo yang ada di samping rumah sering mendengar kata² Lani dan akhirnya bisa menirunya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

Tentu saja hal itu membuat Bambang, suami Lani sangat malu.

Bambang ingin sang beo mengucapkan kata² baik saja, dan melupakan kata² yang tidak pantas tsb.
Dia lalu menitipkan sang beo kepada Pastor dan diletakkan di taman samping gereja.

Tiga bulan berlalu. Bambang yakin, beo yang se-hari²nya berada di lingkungan gereja, telah bisa mengucapkan kata² yang baik, lalu membawanya pulang.

Seperti biasa, konflik antara lani dengan mertuanya terjadi lagi, lalu Lani berkata kepada mertuanya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

Sang beo dengan spontan menjawab, “KABULKANLAH DOA KAMI, YA TUHAN,,,” !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s