Strategi Pemasaran

strategi pemasaran

Strategi beda nama, untuk menyasar berbagai segment berbeda adalah salah satu strategy jitu yang banyak dipergunakan.
Contohnya: Unilever dengan berbagai produknya. Procter and Gambler juga sama. Orang Tua, dll. Perusahaannya sama. Ini namanya “menebar banyak jaring”

Strategy lainnya adalah “beat yourself”
Dalam satu produk spesifik, “menghajar brand sendiri”.
Contohnya: Gillette, dia keluarkan Sensor, lalu Sensor I, sensor II, dan seterusnya. Dalam cara yang sama, Pepsodent lakukan ini. Kita tahu merek pepsodent tapi berbagai jenis dan saat pesaing muncul pesaing lain dengan product sama, dia akan “hajar” productnya sendiri dgn product baru. Dan hilang dipasaran. Ini juga adalah sebuah proses innovasi yang terus menerus dalam Riset dan Development. Handphone melakukan ini juga.

Strategy berikutnya: Champion Challenger.
Rinso yang sudah kokoh, muncul Attack dari Wings. Lalu Rinso mengeluarkan merek lain untuk menghajar “Penantang” ini dengan harga murah. Rinso tetap melenggang…

Strategy lainnya lagi: one Brand for all. General Electric (GE) dari Bola lampu, alat rumah tangga, mesin2 sedang, sampai Turbin pesawat sampai GE Financial. Semua GE namanya. Logonya juga sama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s