Shio – Binatang

12-shio

Opung Binsar pergi ke rumah sakit di Medan untuk check-up. Kebetulan banyak antri pasien-pasien yang semuanya ethnis Tionghoa. Saat Opung Binsar duduk menunggu giliran, para orang-orang Tionghoa tadi, yang semuanya ibu-ibu muda, sedang asyik ngobrol soal shio.

Mei-Mei: “Suami lu apa Shien..?”
Shien: “Suami gue sih monyet. Suami lu…?”
Mei-mei: “Suami gue babi. Sama kayak mertua laki-laki gue, babi juga.”
Lie Hwa: “Oh… Gue kira suami elu bedua sama-sama monyet persis kayak suami gue.”
(Opung Binsar heran dan terus mendengarkan percakapan mereka)

Mei-mei: “Oh enggak. Suami ama mertua gue sama-sama babi. Maka sifatnya sama-sama kayak babi.”
Shien: “Oh gitu… Ipar elu yang buka bengkel di Thamrin apa Lie-Hwa?”
Lie Hwa: “Tikus, sama kayak istrinya juga tuh.”
(Opung Binsar mulai emosi)

Lie Hwa: “Mei, ipar lu yang ketemu di Sun Plaza kemarin itu apa..?”
Mei-mei: “Kambing, tapi anak-anaknya semua babi.”

Opung Binsar tak tahan lagi dan teriak,
“Kurang ajar kalian semua ya… Dasar ibu-ibu muda yg nggak tau untung dan terimakasih… Masa suami, mertua dan anak sendiri dikatain babi, anjing, tikus. Ingat ini ya, kalau kalian semua menantuku udah kubuat mampus kalian semua!!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s